Senin, 28 September 2015

Cara Menggunakan Telepon Satelit Dengan Baik



 
Perkembangan teknologi dewasa ini memang sudah tidak bisa dihindari lagi, setelah penemuan cara kerja telepon pertama yang bernama sound Telegraph oleh Natonia Meucci pada tahun 1871 hingga pengembangan telepon menggunakan sistem wireless yang pertama kali digunakan pada tahun 1915 yang bisa digunakan sebagai media komunikasi antar negara yang berimbas pada perubahan gaya hidup kita akibat perkembangan teknologi yang semakin hari semakin tidak terbendung lagi. Dan mencapai puncak ketika ditemukannya sebuah telepon genggam yang meminimalisasikan alat komunikasi kita kedalam sebuah benda yang memiliki ukuran yang tergolong fleksibel.
Jika pada telepon kita saat ini menggunakan media sinyal atau Base Transcevier Station atau BTS yang terletak di darat, maka ada salah satu alat komunikasi yang menempatkan BTS-nya di udara. Jika telepon genggam mampu melakukan panggilan ke negara lain, maka telepon satu ini mampu melakukan panggilan menuju ke laut lepas yang notabene tidak terjangkau sama sekali oleh adanya sinyal yang dipancarkan oleh BTS.

Cara kerja telepon seperti itu hanya bisa kita dapatkan dengan menggunakan telepon satelit. Telepon satelit sendiri adalah merupakan suatu layanan telekomunikasi berupa telepon tanpa kabel yang menempatkan BTS pada udara sehingga memiliki jangkauan yang lebih luas jika dibandingkan dengan telepon yang berjalan pada jalur GSM yang menempatkan BTS-nya di darat.

Penggunaan telepon satelit ini sangat berguna bagi kita yang berada pada sebuah daerah pedalaman, pegunungan hingga laut lepas untuk kepentingan pengeboran minyak. Pada ulasan kali ini, Paseban akan membahas bagaimana cara kerja dari telepon satelit untuk melakukan panggilan menggunakan BTS yang berada di udara yang notabene tidak menggunakan infrastruktur yang Anda di bumi.

Jenis Telepon Satelit

Sebelum mengetahui bagaimana cara kerja dari telepon satelit ini, ada baiknya Anda mengetahui jenis-jenis telepon satelit yang dibagi menjadi dua, yang diantaranya:

Telepon satelit ini merupakan telepon satelit yang memiliki jangkauan yang lebih luas dan harus tetap berada pada luar ruangan. Biasanya jenis telepon ini digunakan oleh petualang, pertolongan darurat dan daerah bencana

  • Telepon Satelit Menetap
Telepon satu ini berbeda dengan telepon satelit sebelumnya. Telepon ini bisa Anda gunakan di dalam rumah karena memang terpasang pada dalam rumah yang antena dari telepon ini telah terpasang di luar rumah.

Cara kerja dari telepon satelit ini pada dasarnya sama dengan cara kerja dari telepon genggam dalam melakukan panggilan, namun perbedaannya terletak pada sinyal panggilannya, jika telepon genggam memancarkan sinyal panggilannya kepada sinyal pemancar lalu mengarah ke telepon tujuan, sedangkan pada telepon satelit harus mengirimkan sinyalnya menuju luar angkasa yang nantinya sinyal tersebut akan ditangkap oleh satelit yang nantinya satelit akan mengirimkan sinyalnya kembali menuju antena telepon satelit di bumi. Maka dari itu antena untuk telepon satelit tidak boleh terhalang oleh apapun.

  • Melakukan Panggilan
Untuk melakukan panggilan menggunakan telepon satelit sama seperti melakukan panggilan pada telepon genggam biasanya, pengguna tinggal memasukkan nomor telepon tujuan lalu tekan tombol call, yang nantinya telepon satelit akan menemukan satelit yang paling dekat dengan telepon asal, lalu mengirim informasi tersebut.

  • Mengirimkan Sinyal dari Luar Angkasa ke Bumi
Satelit yang menerima informasi panggilan akan mengirimkan panggilan kepada mesin penerima panggilan yang berada di bumi yang paling dekat menggunakan sebuah Gateway. Gateway ini mencoba untuk meneruskan panggilan. Jika pengiriman informasi panggilan tadi gagal, gateway akan mengirimkan sinyal itu kembali ke satelit terdekat yang akan melanjutkan panggilan hingga mencapai salah satu gateway yang mampu melacak penerima. Hal ini tidak hanya terjadi sekali, namun bisa berkali-kali tergantung seberapa jauh lokasi penerima panggilan ini.

  • Proses Terakhir
Proses terakhir dari panggilan internet ini adalah gateway yang berhasil menerima sinyal panggilan dari satelit tadi akan mengubah format panggilan agar bisa diterima oleh telepon seluler. Jika koneksi dari pengubah format ini belum terbentuk, maka panggilan dari pemanggil kepada penerima tidak akan bisa terlaksana. (bn) 

Sumber: http://www.eciputra.com/berita-6372-cara-menggunakan-telepon-satelit-dengan-baik.html

Siapakah Penemu Telepon Genggam?





Saat ini hampir seluruh umat manusia berkomunikasi dengan Handphone (HP), Telepon genggam yang nyaman untuk dipakai kemana-mana ini tidak langsung begitu saja ditemukan, namun melalui tahapan-tahapan yang panjang, dari awal ditemukannya telepon masih menggunakan kabel namun atas jasa Martin Cooper, teleponpun dapat digunakan tanpa kabel seperti yang sekarang Kita gunakan.
Telepon seluler (ponsel) atau telepon genggam (telgam) atau handphone (HP) atau disebut pula adalah perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan telepon konvensional saluran tetap, namun dapat dibawa ke mana-mana (portabel, mobile) dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel (nirkabel; wireless). Saat ini Indonesia mempunyai dua jaringan telepon nirkabel yaitu sistem GSM (Global System for Mobile Telecommunications) dan sistem CDMA (Code Division Multiple Access). Badan yang mengatur telekomunikasi seluler Indonesia adalah Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI).

Pada tanggal 03 April 1973, Sistem telepon genggam yang pertama ditemukan oleh Martin Cooper, Dia adalah seorang karyawan Motorola. walaupun banyak disebut-sebut penemu telepon genggam adalah sebuah tim dari salah satu divisi Motorola (divisi tempat Cooper bekerja) dengan model pertama adalah DynaTAC. Ide yang dicetuskan oleh Cooper adalah sebuah alat komunikasi yang kecil dan mudah dibawa bepergian secara fleksibel.

Cooper bersama timnya menghadapi tantangan bagaimana memasukkan semua material elektronik ke dalam alat yang berukuran kecil tersebut untuk pertama kalinya. Namun akhirnya sebuah telepon genggam pertama berhasil diselesaikan dengan total bobot seberat dua kilogram. Untuk memproduksinya, Motorola membutuhkan biaya setara dengan US$1 juta. “Pada tahun 1983, telepon genggam portabel berharga US$4 ribu (Rp36 juta) setara dengan US$10 ribu (Rp90 juta).

Sebagai penunjang telepon genggam yang berhasil diproduksi, tantangan terbesar berikutnya adalah mengadaptasi infrastruktur untuk mendukung sistem komunikasi telepon genggam tersebut dengan menciptakan sistem jaringan yang hanya membutuhkan 3 MHz spektrum, setara dengan lima channel TV yang tersalur ke seluruh dunia.

Selain  Martin Cooper, ada tokoh lain yang diketahui sangat berjasa dalam dunia komunikasi selular yakni Amos Joel Jr yang lahir di Philadelphia, 12 Maret 1918, ia memang diakui dunia sebagai pakar dalam bidang switching. Ia mendapat ijazah bachelor (1940) dan master (1942) dalam teknik elektronik dari MIT. Tidak lama setelah studi, ia memulai kariernya selama 43 tahun (dari Juli 1940-Maret 1983) di Bell Telephone Laboratories, tempat ia menerima lebih dari 70 paten Amerika di bidang telekomunikasi, khususnya di bidang switching. Amos E Joel Jr, membuat sistem penyambung (switching) ponsel dari satu wilayah sel ke wilayah sel yang lain. Switching ini harus bekerja ketika pengguna ponsel bergerak atau berpindah dari satu sel ke sel lain sehingga pembicaraan tidak terputus. Karena penemuan Amos Joel inilah penggunaan ponsel menjadi nyaman. (bn)


Sumber: http://www.eciputra.com/berita-6378-siapakah-penemu-telepon-genggam.html

Peter Henlein, Penemu Jam Tangan






Peter Henlein (juga dieja Henle atau Hele) (1485 - Agustus 1542), adalah seorang tukang kunci dan pembuat jam dari Nuremberg , Jerman. Dia sering dianggap sebagai penemu jam (Watch), meski ada yang mengatakan bahwa orang lain ada yang memiliki ide seperti dia, namun Peterlah yang terbukti.
Henlein adalah salah satu perajin pertama untuk membuat taschenuhr hias kecil, jam portabel yang sering dipakai sebagai liontin atau melekat pada pakaian yang dianggap sebagai jam tangan pertama.

Saat usia muda, Peter Henlein pernah magang sebagai tukang kunci. Pada saat itu, tukang kunci adalah perajin yang memiliki kemampuan/keterampilan dan merupakan bidang baru dalam pembuatan jam, dan Heinlein termasuk juga menjadi pembuat jam.

Pada tanggal 7 September 1504, ia terlibat dalam perkelahian diantara sesama tukang kunci, George Glaser, tewas. Ia mencari suaka di sebuah biara Fransiskan lokal, dan ia tinggal di sana selama empat tahun, sampai 1508.

Pada tahun 1509 ia menjadi guru di  the city's locksmith guild. Ia menjadi dikenal sebagai pembuat jam hias portabel kecil musim semi bertenaga kuningan, jam tersebut sangat langka dan mahal dan merupakan persiasan yang modis dipakai di kalangan bangsawan waktu.

Jam tersebut kadang-kadang dipakai sebagai liontin atau melekat pada pakaian, jam tersebut dapat dianggap sebagai jam tangan pertama, meskipun berukuran lebih panjang dari 3 inci sehingga tidak dapat dimasukkan ke dalam saku. jam ini lebih besar dari jam saku yang muncul pada abad selanjutnya. 


Dalam catatan kota, jam Henlein disebut sebagai pemasok jam semi-driven kecil, yang diberikan sebagai hadiah kepada orang-orang penting. Dia diduga pengrajin pertama untuk membangun clockworks menjadi "Bisamkopfe", wadah kecil dibuat dari logam mulia untuk wewangian atau desinfektan. Misalnya catatan kertas Nuremberg bahwa pada 1524 ia dibayar 15 florin untuk menonton musk-bola emas. Ia juga membangun sebuah menara jam untuk Lichtenau castle tahun 1541, dan dikenal sebagai pembuat instrumen ilmiah..
Peter Henlein adalah seorang pembuat jam terkenal dan berbakat, namun ada Pembuat jam (clockmakers) lain yang membuat jam kecil pada saat itu meski tdak jelas sumber beritanya. Mungkijn ide tentang jam ini telah ada di awal 1400-an, hampir satu abad sebelum karyanya. Orang yang serting bercerita tentang dia berasal dari rekan-rekannya dari Johann Neudorfer pada tahun 1547 tak lama setelah kematiannya. 


Sumber: http://www.eciputra.com/berita-6370-peter-henlein-penemu-jam-tangan.html

Sejarah Pembangunan Gedung Pencakar Langit





Para insinyur abad kesembilan belas membuat para arsitek menyadari potensi unsur rangka ini. Mereka memperluas penggunaannya pada jembatan, pabrik, pergudangan. Dan ruang pameran. Pengaruh ini dapat diamati sampai ketahun 1801 pada sebuah pabrik kapas rangka baja berlantai tujuh di Manchester. Inggris. Yang menggunakan kolom dan balok baja sebagai kerangka interior. Baja profil I digunakan digedung ini. Mungkin untuk pertama kali. Para perancangnya secara intuisi mengenal efisiensi bentuk itu dalam menahan lendutan. Sebenarnya, pabrik ini menjadi dasar pengembangan rangka baja yang kemudian muncul di Chicago pada sekitar tahun 1890.
Crystal Palace, yang dibangun untuk Pameran Internasional London pada tahun 1851, merupakan rangka baja lengkap yang pertama. Konstruksi berat sistem dinding pendukung yang ketika itu mendasari standar arsitektur seolah ditantang oleh efek anti grafitasi dari bidang-bidang kaca dan rangka kayu-baja. Bangunan ini memperlihatkan pendekatan berskala besar yang pertama menuju produksi massal. Pembagian ruang direncanakan berdasarkan lembar standar gelas yang terbesar (panjang 4 kaki) dan proses konstruksi diperlihatkan sebagai bagian dari rancangannya.

Mercusuar di Black Harbor, Long Island, yang dibangun pada tahun 1843, adalah struktur rangka baja tempa pertama di Amerika Serikat. Sepuluh tahun kemudian. Beberapa bangunan menggunakan rangka interior bersama-sama dengan dinding pendukung fasade batu. Rangka interior terdiri dari kolom baja cor yang mendukung balok baja tempa.

Sebelum bangunan tinggi dapat tanggap terhadap potensi rangka baja yang baru ini, terlebih dahulu harus dikembangkan sarana angkut vertikal. Elevator pertama muncul pada tahun 1851 disebuah hotel di Fifth Avenue, New York. Sistem rel vertikal disempurnakan menjadi sistem gantung pada tahun 1866, tetapi kemungkinan penggunaan elevator untuk bangunan tinggi pertama kali diakui pada Equitable Life Insurance Company Building di New York pada tahun 1870. Selanjutnya, William Jennings mengembangkan sistem rangka pada Home Insurance Building di Chicago pada tahun 1883. Bangunan tinggi ini adalah contoh pertama yang seluruhnya didukung oleh rangka baja sementara fasade dinding batu hanya memikul beban sendiri. Bangunan ini juga merupakan yang pertama kali menggunakan balok baja dibagian atasnya. Pada tahun 1889 bangunan Jennings yang kedua. Leiter Building, merupakan yang pertama kali menggunakan rangka baja murni, yang tidak menggunakan dinding pendukung sama sekali.

Gedung Rand McNally kedua yang berlantai sembilan (1889, Chicago) oleh Burn ham and Root merupakan yang pertama menggunakan rangka baja seluruhnya. Mereka juga mengembangkan konsep geser vertikal pada Masonic Temple berlantai 20 (1891, Chicago). Pada ketinggian ini gaya ingin menjadi pertimbangan rancangan yang penting. Untuk meningkatkan kekakuan lateral rangka baja tersebut, para arsitektur memperkenalkan pengaku diagonal (diagonal bracing) pada rangka fasade, dan dengan demikian menciptakan prinsip rangka vertikal atau dinding geser.

Perbaikan metode rancangan baja memungkinkan angunan gedung tumbuh terus keatas: pada tahun 1905, Metropolitan Tower Building berlantai 50 dibangun di New York, diikuti oleh Empire State Building berlantai 102, juga di New Yok pada tahun 1931. Perbaikan teknik membangun selanjutnya diarahkan untuk mengembangkan tata letak rangka. Perbaikan kualitas bahan, dan taknik konstruksi yang lebih baik dan bukan pada peningkatan ketinggian.

Pada tahun 1890-an beton mulai menempatkan diri sebagai bahan struktur yang lumrah. Para perancang seperti Auguste Perret, Francoise Hennebique, dan Tony Garnier di Prancis serta Robert Maillart di Swiss adalah sebagian diantara para penemu beton bertulang. Perret adalah yang pertama kali menggunakan rangka beton bertulang dalam konstruksi bangunan tinggi dan mengungkapkannya secara arsitektural dalam Rue Apartment Building (Paris, 1903). Pada saat yang sama, Ingall Building berlantai 16 di Cincinnati adalah pencakar langit rangka beton yang pertama didunia. Akan tetapi , pada paruh abad pertama, bangunan beton hanya muncul secara sporadis. Ketika itu tidak tidak ada usaha untuk mencari sifat bahan ini yang sebenarnya; sistem beton pada umumnya meniru pendekatan rangka baja. Akan tetapi, setelah Perang Dunia II sikap ini berubah. Teknik konstruksi yang canggih, bersama-sama dengan pengembangan bahan-bahan berkualitas tinggi, mulai menghasilkan konsep-konsep perancangan baru seperti plat rata (flat slab) dan dinding grid fasade pendukung (load bearing façade grid wall). Kedua sistem ini mulai menyaingi plat satu arah yang tradisional dan dinding tirai (curtain wall) tipikal untuk struktur rangka kaku. Pencakar langit seperti Marina City Towers (Chicago, 1963) benar-benar mengungkapkan watak seni pahat monolitik dari bahan beton.

Hingga akhir abad  19, jumlah lantai yang dibangun pada suatu bangunan  dibatasi oleh ketiadaan sistem transportasi vertical yang efektif. Selain itu , tidak adanya bangunan bahan bangunan yang dapat menahan beban bangunan bertingkat tinggi yang menjadi factor penghambat perkembangan jenis bangunan  bertingkat tinggi.

Pada tahun 1885 bangunan gedung Home Insurance  yang direncanakan oleh William Le Baron Jenney di Chicago dengan ketinggian 10 lantai merupakan  bangunan yang paling tinggi di sunia pada saat itu.

Bangunan tersebut masih menggunakan bahan bata/beton dengan sistem dinding penahan (bearing wall). Dalam waktu singkat hambatan tersebut dapat dipecahkan dengan adanya dua penemuan besar dalam dunai konstruksi

Pertama, ialah bangunan besi tempa dan baja yang memunkinkan penggunaan konstruksi rangka sebagai pengganti konstruksi didnding(bearing wall)

Kedua, ialah didemonstrasikan oleh Otis pada tahun 1853 yaitu mesin elevator  dengan rem otomatis sebagai alat angkut manusia(transportasi vertikal)

Kemudian dengan dikembangkan sistem struktur tabung maka muncul Gedung World Trade Center di New York, Amerika pada tahun 1972 oleh arsitek Minoru Yamasaki dengan ketinggian 417 m. dan pada tahun 1974 disusul oleh Seas Tower di Chicago Amerika Serikat oleh SOM dengan ketinggian 443 m (tanpa menara) dengan jumlah 109 lantai oleh Fazlur Khan dari SOM (Skidmore, Ownings, dan Merill).

Selain di Amerika, di timur seperti singapura, hong kong, bahkan di kuala lumpur menjelang abad ke-21 dibangunlah suatu bangunan kempbar petronas oleh arsitek Cesar Pelli dengan sistem struktur tabung dengan ketinggian 450 m dan mencapai jumlah 88 lantai.

Tak berhenti di sini saja, di Shanghai, Cina akan didirikan Shanghai Word Financial Center dengantinggi 460 m, dan akan disusul oleh bnagunan di Qatar, timur tengah, dan banguna Ground Zero denga tinggi  592 m di bekas WTC New York. Serta Chicago akan dibangun Migling-Belter Tower dengan ketinggian 125 lantai.

Bangunan bertingkat tinggi di Indonesia masih di dominasi di sektar Jakarta, yang dimulai pada tahun 1960 yaitu bangunan Bank Indonesia dengan ketinggian 6 lantai, kemudian disusul oleh Hotel In donesia dan hotel di Yogyakarta, dan pelabuhan ratu. Baru pada tahun 1967 muncul bangunan Wisma Nusantara  dengan 32 lantai.

Kemudian berdirilah gedung pusat wisma BNI yang memiliki 42 lantai dan tahun 1990-an Wisma BNI dengan ketinggian 50 lantai serta bangunan Apartemen Amartapura dengan ketinggian 52 lantai di LIPPO Karawaci, tangerang, Banten. Masih direncanakan beberapa bangunan dengan ketinggian lebih dari 60 lantai.


Sumber: http://www.eciputra.com/berita-6374-sejarah-pembangunan-gedung-pencakar-langit-.html

Fungsi GPS Tracker Dalam Kehidupan Sehari-Hari


 
Sedikit berbeda dengan GPS Navigasi yang biasa digunakan untuk menunjukan rute perjalanan sehingga memudahkan mencapai tujuan tertentu, dalam dunia otomotif GPS juga dimanfaatkan sebagai pelacak atau biasa dikenal dengan nama GPS Tracker.

Berita Terkait: GPS Tracker dan Smart System Bisa Bantu Polisi Ungkap Pencurian Kendaraan
GPS yang berfungsi untuk memantau dan melacak lokasi dari kendaraan Anda. Lokasi dari kendaraan akan ditampilkan di peta digital yang sangat mudah dimengerti bahkan oleh orang yang tidak pernah melihat peta sekalipun.


Pada saat GPS tracker dipasang di kendaraan, receiver GPS akan segera menerima sinyal koordinat di mana posisi kendaraan berada. Setiap beberapa detik sekali, SIM card yang dipasang dalam GPS tracker akan mengirimkan koordinat posisi kendaraan ke server pelacakan dengan menggunakan jaringan GSM/ GPRS.


Data koordinat tersebut kemudian akan dimasukan ke dalam peta digital yang mudah dipahami sehinggadapat menggambarkan rute perjalanan kendaraan sampai dengan lokasi terakhir kendaraan. Peta digital tersebut dapat diakses melalui website tracking yang telah dibuat oleh produsen GPS tracker.


Secara umum, semua GPS tracker bisa memantau rute, kecepatan kendaraan, kondisi mesin hidup atau mati, mendengar pembicaraan dalam kabin mobil, sensor batas kecepatan, tombol darurat
Fungsi utama GPS tracker tentu saja adalah mengantisipasi dari pencurian. Pelacakan secara real time sehingga bisa mengetahui lokasi dari kendaraan dengan tepat.


Bukan hanya mudah melacak posisi mobil atau motor saat hilang, namun pada merek tertentu seperti GPS Tracker Super Spring, telah memiliki fitur untuk mematikan mesin dari jarak jauh melalui SMS.
Untuk kebutuhan usaha seperti usaha travel, ekspedisi dan penyewaan kendaraan perangkat ini juga sangat memudahkan untuk mengatur jadwal dan melihat sejarah rute kendaraan sudah kemana saja dan dapat di-download sebagai arsip.


Makin memudahkan penggunanya, aplikasi tracking yang mudah dipahami dan bisa dibuka langsung dari smartphone. Tapi untuk memilihnya, ada banyak hal yang harus diperhatikan. Paling penting, pilih yang memiliki support teknisi yang handal. (bn) 


Sumber: http://www.eciputra.com/berita-6376-fungsi-gps-tracker-dalam-kehidupan-seharihari.html

Khasiat Air Liur Lebah Yang Dapat Mengobati Hampir Segala Penyakit



 

Mungkin sebagian orang hanya mengenal madu sebagai produk dari lebah. Tapi tahukah anda bahwa air liur lebah memiliki khasiat yang dapat mengobati hamper segala penyakit?
Selain madu lebah juga menghasilkan royal jelly, bee polen, dan propolis. Propolis dikumpulkan oleh lebah dari tumbuh-tumbuhan atau pucuk muda dan kulit pohon terutama pohon poplar lalu dicampurkan dengan air liurnya, yang digunakan untuk menambal lubang dalam sarang lebah yang sekaligus juga melindungi sarang lebah dari serangan virus, bakteri dan jamur.
Propolis yang berbahan dasar air liur lebah ini, ternyata merupakan obat alami yang bisa dipakai untuk menaklukkan hampir semua jenis penyakit.
Propolis berasal dari bahasa Yunani (pro = sebelum, polis = kota = sistem pertahanan kota). Ia sanggup menyembuhkan diabetes dan gangren, yang merupakan penyakit tidak bisa disembuhkan secara medis, bahkan tanpa suntik insulin dan amputasi.
Penderita kanker stadium lanjut yang telah divonis tidak memliki harapan, juga bisa sembuh dengan propolis. Segala jenis penyakit maut lainnya seperti stroke, sakit jantung, batu ginjal, gagal ginjal, hepatitis, dan bahkan AIDS juga sanggup ia taklukkan.
Kandungan antioksidan 1 tetes propolis = antioksidan 500 buah jeruk. Disamping itu, propolis kaya akan asam amino, vitamin-vitamin, bioflavonoids. Propolis sebagai pengobatan alami, mengandung zat aktif yang berfungsi sebagai obat untuk berbagai macam penyakit. Selain itu, Propolis juga berfungsi sebagai penetral racun dalam tubuh dan sekaligus anti oksidan kuat. (Stf)

Mengapa Tato Bisa Menempel Permanen Pada Kulit?

 
Sebagian besar dari kita mungkin pernah berpikir dan bertanya Tanya mengapa ukiran tatto bisa melekat permanen pada kulit atau bahkan sulit untuk dihilangkan. Menurut penjelasan Dr Anne Laumann MBChB, profesor dermatologi di Northwestern University, Hal tersebut dikarenakan partikel dalam pigmen tinta tatto yang berperan besar, sehingga tatto menjadi permanen. 

Proses pembuatan tatto adalah menusuk kulit menggunakan jarum, lalu menginjeksikan tinta ke lapisan kedua kulit di bawah epidermis. Karena prosesnya merusak kulit, tubuh merespons dengan sel darah putih yang mencoba menyerap partikel asing, dan memasukkannya ke darah. Kenapa pigmen ada di sana? Sebab, partikel pigmen terlalu besar untuk 'dimakan' sel darah putih. 

Keberadaan tato semakin populer di Amerika Serikat(AS). Sebanyak 40 persen warga AS, menurut PEW Research, yang berusia 18-29 tahun, memiliki setidaknya satu tatto. Karena sifat permanen tadi, maka kita perlu berhati-hati jika ingin membuat tatto. Misalnya, kita menato nama pacar. Lalu, kita putus dengan pacar tadi, tentu akan sangat disayangkan memiliki nama orang yang tidak lagi ada hubungan kasih dengan kita di tubuh. 

Memang, tatto bisa dihapus dengan laser misalnya. Sinar laser akan memecahkan partikel pigmen sampai cukup kecil untuk 'dimakan' sel darah putih. Proses ini dilakukan berkali-kali dan tergantung ukuran tatto. Terkadang, ini yang patut diperhatikan, proses penghilangan tatto meninggalkan luka di kulit. Selain itu saat ini juga beredar semacam obat tattonox yang berupa cairan penghilang tatto permanen dengan bahan Asam salisilat dan Asam laktat. 

Umur juga memengaruhi tatto. Tinta akan semakin kabur jika jarumnya ditusuk terlalu dalam ke kulit. Berubahnya bentuk tubuh, juga memengaruhi tatto, seperti tatto alis. Jadi, pikirlah matang matang untuk memiliki tattoo. (Stf)